Senin, 21 Desember 2015

Domain Name Server

Step 1 : Install Apache2 dan Bind9 dengan perintah :



Step 2 : Mengatur network interfaces (saya menggunakan eth0)


lalu atur ip address (menyesuaikan)














Step 3 : Mengatur hosts (menyesuaikan)










Step 4 : Mengatur hostname




sesuaikan seperti hosts tadi








Step 5 : Mengatur nameserver




Step 6 : Menambahkan referensi zona master



tambahkan baris konfigurasi seperti di bawah ini (menyesuaikan)













*catet* : 2.1.168.192 adalah ip eth0 yang dibalik dari 192.168.1.2

Step 7 : Menambah zona master latihan.pasaagni,sesuai dengan domain yang
anda buat,kasus saya latihan.pasaagni



Isinya seperti ini :










Step 8 : Menambahkan reverse address dari zona 192.168.1.2




Isinya seperti ini (Menyesuaikan) :










Step 9 : Jalankan perintah untuk mengecek log,log berguna untuk mengetahui
dimana posisi error ketika ada konfigurasi yang error.






Step 10 : Buka tab terminal baru ( file → Open tab)

Step 11 : Lakukan restart service (bind9 dan apache2)






Step 12 : Jalankan perintah berikut :

















Selanjutnya kita akan men-setting DNS versi GUI dengan menggunakan
webmin,berikut langkah-langkahnya.

Step 1 : Install bind9 (kalo udah ya ga usah diinstall lagi)

Step 2 : Atur network interface:




atur seperti gambar di bawah :











Step 3 : Install webmin,buka terminalnya dan masuk ke direktori webmin.deb
yang tadi di download. Disini letaknya di home


jika ada error berarti dependenciesnya ada yang kurang,ketikkan saja
perintah berikut :
sudo apt-get install -f
Step 4 : Buka browsernya ketikkan di url : 192.168.1.2:10000 (Sesuai IP yang
diatur di interfaces,10000=port yang digunakan webmin),kalo ada permintaan
seperti gambar dibawah ini klik button Add Exception:












kemudian klik Get Certificate lalu Confirm Security Exception.
Step 5 : Login ke webmin dengan username = user ubuntu yang aktif dan
password = password ubuntu.















Step 6 : Jika sudah masuk ke tampilan awal klik Networking kemudian klik
Network
Configuration,lalu klik Hostname dan DNS Client, atur seperti
gambar (menyesuaikan):






















Step 7 : Mengatur Host Address,klik Return to Network Configuration lalu
klik Host Addresses 






















Step 8 : Membuat Zona ,pilih menu Servers → Bind DNS Server → Create
Master Zone ( bagian Existing DNS Zone ),atur seperti gambar
(menyesuaikan) :













Step 9 : Setelah klik Create akan tampil seperti gambar berikut :













Klik icon address dan tambahkan seperti gambar berikut :












Tambahkan juga seperti berikut :











Step 10 : Klik Name Server untuk menambah nameserver,isinya seperti ini
(menyesuaikan):














Step 11: Membuat zona master pada bagian Existing DNS Zone,pilih Reverse
( Address to Names),isi sesuai gambar (Menyesuaikan) :


















Step 12: Klik menu Reverse Address,tambahkan seperti gambar
(menyesuaiakan) :












Step 13: Restart bind9 dengan perintah berikut :






Testing :
Ketikkan perintah berikut :




hasilnya seperti ini :












ketikkan perintah berikut :




hasilnya seperti ini :

Tutorial Instalasi server HTTP

Tutorial Instalasi server HTTP
Untuk membuat HTTP server tentu kita membutuhkan aplikasi-aplikasi yang harus diinstal yaitu Apache2, MySQL, PHP5, dan PHPMyAdmin. Berikut langkah instalasi dan konfigurasinya :

Step 1 : Ubah sourcelist ke repo UGM
ketikkan di terminal perintah berikut untuk mem-backup sourceslist yang asli:
       -sudo cp /etc/apt/sources.list  /etc/apt/sources.list.ori
setelah itu ketikkan perintah berikut untuk mengedit sources.list :
      -sudo gedit /etc/apt/sources.list
lalu ubah menjadi seperti ini:

kalau sudah lakukan update dengan mengetikkan perintah ini :
      -sudo apt-get update

Step 2
: Instalasi web server Apache 2
ketikkan perintah dibawah ini :
     -sudo apt-get install apache2

Step 3 : Test instalasi Apache  ketikkan di url web browser : http://localhost, hasilnya :


Step 4 : Instalasi Mysql server
    -sudo apt-get install mysql-server
nanti akan keluar tampilan seperti dibawah ini isikan saja root sebagai passwordnya :

Step 5 : Instalasi php 5
ketikkan perintah berikut untuk install php5 :
      -sudo apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-cgi php5-mysql
kalau udah selesai ,untuk nge-test instalasi php 5 kita perlu buat script php sederhana,gini langkahnya,ketikkan perintah berikut :
    -sudo gedit /var/www/info.php
lalu ketikkan script php ini :

    <?
       echo "test";
    ?>

Step 6 : Test instalasi PHP5
ketikkan di url web browser : http://localhost/info.php hasilnya 


Step 7 : Ubah permission /var/www agar bisa diakses tanpa harus memakai user root
ketikkan perintah ini :
    -sudo chmood -R 777 /var/www

Step 8 : Instalasi phpmyadmin
ketikkan perintah ini :
   -sudo apt-get install phpmyadmin
nanti akan dialog tentang web server yang akan dipakai,seperti ini :


pada apache2 tekan spasi kemudian enter. Nanti akan diminta memasukkan password mysql,isikan root ,setelah itu juga ada dialog untuk membuat configure database untuk phpmyadmin pilih yes.

Step 9 : Menambahkan konfigurasi di apache2.conf
ketikkan perintah berikut :
     -sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf
dibagian akhir (paling bawah) tambahkan tulisan ini   
     include /etc/phpmyadmin/apache2.conf
Jangan lupa di save yaaaaaaa.. 

Step 10 : Restart apache
ketikkan perintah berikut :
   -sudo /apt/init.d/apache2 restart
 

Step 11 : Test Instalasi phpmyadmin
ketikkan di url web browser http://localhost/phpmyadmin hasilnya :



Step 12 : Lakukan remove (uninstall) pada paket-paket yang sudah diinstall tadi :
    sudo apt-get remove php5*
    sudo apt-get remove apache*
    sudo apt-get remove --purge mysql-server-core-5.1
    sudo apt-get remove --purge phpmyadmin

Translate

 

© 2013 Wawasan Bersama. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top