http://akademik.uin-suka.ac.id/
Senin, 21 Desember 2015
Domain Name Server
Step 1 : Install Apache2 dan Bind9 dengan perintah :

Step 2 : Mengatur network interfaces (saya menggunakan eth0)

lalu atur ip address (menyesuaikan)

Step 3 : Mengatur hosts (menyesuaikan)

Step 4 : Mengatur hostname

sesuaikan seperti hosts tadi

Step 5 : Mengatur nameserver

Step 6 : Menambahkan referensi zona master
tambahkan baris konfigurasi seperti di bawah ini (menyesuaikan)
*catet* : 2.1.168.192 adalah ip eth0 yang dibalik dari 192.168.1.2
Step 7 : Menambah zona master latihan.pasaagni,sesuai dengan domain yang
anda buat,kasus saya latihan.pasaagni
Isinya seperti ini :
Step 8 : Menambahkan reverse address dari zona 192.168.1.2
Isinya seperti ini (Menyesuaikan) :
Step 9 : Jalankan perintah untuk mengecek log,log berguna untuk mengetahui
dimana posisi error ketika ada konfigurasi yang error.

Step 10 : Buka tab terminal baru ( file → Open tab)
Step 11 : Lakukan restart service (bind9 dan apache2)
Step 12 : Jalankan perintah berikut :
Selanjutnya kita akan men-setting DNS versi GUI dengan menggunakan
webmin,berikut langkah-langkahnya.
Step 1 : Install bind9 (kalo udah ya ga usah diinstall lagi)
Step 2 : Atur network interface:
atur seperti gambar di bawah :
Step 3 : Install webmin,buka terminalnya dan masuk ke direktori webmin.deb
yang tadi di download. Disini letaknya di home
jika ada error berarti dependenciesnya ada yang kurang,ketikkan saja
perintah berikut :
sudo apt-get install -f
Step 4 : Buka browsernya ketikkan di url : 192.168.1.2:10000 (Sesuai IP yang
diatur di interfaces,10000=port yang digunakan webmin),kalo ada permintaan
seperti gambar dibawah ini klik button Add Exception:

kemudian klik Get Certificate lalu Confirm Security Exception.
Step 5 : Login ke webmin dengan username = user ubuntu yang aktif dan
password = password ubuntu.
Step 6 : Jika sudah masuk ke tampilan awal klik Networking kemudian klik
Network
Configuration,lalu klik Hostname dan DNS Client, atur seperti
gambar (menyesuaikan):
Step 7 : Mengatur Host Address,klik Return to Network Configuration lalu
klik Host Addresses
Step 8 : Membuat Zona ,pilih menu Servers → Bind DNS Server → Create
Master Zone ( bagian Existing DNS Zone ),atur seperti gambar
(menyesuaikan) :
Step 9 : Setelah klik Create akan tampil seperti gambar berikut :

Klik icon address dan tambahkan seperti gambar berikut :
Tambahkan juga seperti berikut :
Step 10 : Klik Name Server untuk menambah nameserver,isinya seperti ini
(menyesuaikan):

Step 11: Membuat zona master pada bagian Existing DNS Zone,pilih Reverse
( Address to Names),isi sesuai gambar (Menyesuaikan) :

Step 12: Klik menu Reverse Address,tambahkan seperti gambar
(menyesuaiakan) :

Step 13: Restart bind9 dengan perintah berikut :

Testing :
Ketikkan perintah berikut :

hasilnya seperti ini :

ketikkan perintah berikut :
hasilnya seperti ini :
Step 2 : Mengatur network interfaces (saya menggunakan eth0)

Step 3 : Mengatur hosts (menyesuaikan)
Step 4 : Mengatur hostname
sesuaikan seperti hosts tadi

Step 5 : Mengatur nameserver
Step 6 : Menambahkan referensi zona master
tambahkan baris konfigurasi seperti di bawah ini (menyesuaikan)
*catet* : 2.1.168.192 adalah ip eth0 yang dibalik dari 192.168.1.2
Step 7 : Menambah zona master latihan.pasaagni,sesuai dengan domain yang
anda buat,kasus saya latihan.pasaagni
Isinya seperti ini :
Step 8 : Menambahkan reverse address dari zona 192.168.1.2
Isinya seperti ini (Menyesuaikan) :
Step 9 : Jalankan perintah untuk mengecek log,log berguna untuk mengetahui
dimana posisi error ketika ada konfigurasi yang error.
Step 10 : Buka tab terminal baru ( file → Open tab)
Step 11 : Lakukan restart service (bind9 dan apache2)
Step 12 : Jalankan perintah berikut :
Selanjutnya kita akan men-setting DNS versi GUI dengan menggunakan
webmin,berikut langkah-langkahnya.
Step 1 : Install bind9 (kalo udah ya ga usah diinstall lagi)
Step 2 : Atur network interface:
atur seperti gambar di bawah :
Step 3 : Install webmin,buka terminalnya dan masuk ke direktori webmin.deb
yang tadi di download. Disini letaknya di home
jika ada error berarti dependenciesnya ada yang kurang,ketikkan saja
perintah berikut :
sudo apt-get install -f
Step 4 : Buka browsernya ketikkan di url : 192.168.1.2:10000 (Sesuai IP yang
diatur di interfaces,10000=port yang digunakan webmin),kalo ada permintaan
seperti gambar dibawah ini klik button Add Exception:

kemudian klik Get Certificate lalu Confirm Security Exception.
Step 5 : Login ke webmin dengan username = user ubuntu yang aktif dan
password = password ubuntu.
Step 6 : Jika sudah masuk ke tampilan awal klik Networking kemudian klik
Network
Configuration,lalu klik Hostname dan DNS Client, atur seperti
gambar (menyesuaikan):
Step 7 : Mengatur Host Address,klik Return to Network Configuration lalu
klik Host Addresses
Step 8 : Membuat Zona ,pilih menu Servers → Bind DNS Server → Create
Master Zone ( bagian Existing DNS Zone ),atur seperti gambar
(menyesuaikan) :
Step 9 : Setelah klik Create akan tampil seperti gambar berikut :

Klik icon address dan tambahkan seperti gambar berikut :
Tambahkan juga seperti berikut :
Step 10 : Klik Name Server untuk menambah nameserver,isinya seperti ini
(menyesuaikan):

Step 11: Membuat zona master pada bagian Existing DNS Zone,pilih Reverse
( Address to Names),isi sesuai gambar (Menyesuaikan) :

Step 12: Klik menu Reverse Address,tambahkan seperti gambar
(menyesuaiakan) :

Step 13: Restart bind9 dengan perintah berikut :
Testing :
Ketikkan perintah berikut :
hasilnya seperti ini :

ketikkan perintah berikut :
hasilnya seperti ini :
By:
Unknown
On 02.40
Tutorial Instalasi server HTTP
Tutorial Instalasi HTTP Server
Tutorial Instalasi server HTTP
Untuk
membuat HTTP server tentu kita membutuhkan aplikasi-aplikasi yang harus
diinstal yaitu Apache2, MySQL, PHP5, dan PHPMyAdmin. Berikut langkah instalasi
dan konfigurasinya :
Step 1 : Ubah sourcelist ke repo UGM
ketikkan di terminal perintah berikut untuk mem-backup sourceslist yang asli:
-sudo cp /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.ori
setelah itu ketikkan perintah berikut untuk mengedit sources.list :
-sudo gedit /etc/apt/sources.list
lalu ubah menjadi seperti ini:
Step 1 : Ubah sourcelist ke repo UGM
ketikkan di terminal perintah berikut untuk mem-backup sourceslist yang asli:
-sudo cp /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.ori
setelah itu ketikkan perintah berikut untuk mengedit sources.list :
-sudo gedit /etc/apt/sources.list
lalu ubah menjadi seperti ini:
kalau sudah
lakukan update dengan mengetikkan perintah ini :
-sudo apt-get update
Step 2 : Instalasi web server Apache 2
ketikkan perintah dibawah ini :
-sudo apt-get install apache2
Step 3 : Test instalasi Apache ketikkan di url web browser : http://localhost, hasilnya :
-sudo apt-get update
Step 2 : Instalasi web server Apache 2
ketikkan perintah dibawah ini :
-sudo apt-get install apache2
Step 3 : Test instalasi Apache ketikkan di url web browser : http://localhost, hasilnya :
Step 4 : Instalasi Mysql server
-sudo apt-get install mysql-server
nanti akan keluar tampilan seperti dibawah ini isikan saja root sebagai passwordnya :
Step 5 : Instalasi
php 5
ketikkan perintah berikut untuk install php5 :
-sudo apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-cgi php5-mysql
kalau udah selesai ,untuk nge-test instalasi php 5 kita perlu buat script php sederhana,gini langkahnya,ketikkan perintah berikut :
-sudo gedit /var/www/info.php
lalu ketikkan script php ini :
<?
echo "test";
?>
Step 6 : Test instalasi PHP5
ketikkan di url web browser : http://localhost/info.php hasilnya
ketikkan perintah berikut untuk install php5 :
-sudo apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-cgi php5-mysql
kalau udah selesai ,untuk nge-test instalasi php 5 kita perlu buat script php sederhana,gini langkahnya,ketikkan perintah berikut :
-sudo gedit /var/www/info.php
lalu ketikkan script php ini :
<?
echo "test";
?>
Step 6 : Test instalasi PHP5
ketikkan di url web browser : http://localhost/info.php hasilnya
Step 7 : Ubah permission /var/www agar bisa diakses tanpa harus memakai user root
ketikkan perintah ini :
-sudo chmood -R 777 /var/www
Step 8 : Instalasi
phpmyadmin
ketikkan perintah ini :
-sudo apt-get install phpmyadmin
nanti akan dialog tentang web server yang akan dipakai,seperti ini :
ketikkan perintah ini :
-sudo apt-get install phpmyadmin
nanti akan dialog tentang web server yang akan dipakai,seperti ini :
pada apache2
tekan spasi kemudian enter. Nanti akan diminta memasukkan password mysql,isikan
root ,setelah itu juga ada dialog untuk membuat configure database untuk
phpmyadmin pilih yes.
Step 9 : Menambahkan konfigurasi di apache2.conf
ketikkan perintah berikut :
-sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf
dibagian akhir (paling bawah) tambahkan tulisan ini
include /etc/phpmyadmin/apache2.conf
Jangan lupa di save yaaaaaaa..
Step 10 : Restart apache
ketikkan perintah berikut :
-sudo /apt/init.d/apache2 restart
Step 11 : Test Instalasi phpmyadmin
ketikkan di url web browser http://localhost/phpmyadmin hasilnya :
Step 9 : Menambahkan konfigurasi di apache2.conf
ketikkan perintah berikut :
-sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf
dibagian akhir (paling bawah) tambahkan tulisan ini
include /etc/phpmyadmin/apache2.conf
Jangan lupa di save yaaaaaaa..
Step 10 : Restart apache
ketikkan perintah berikut :
-sudo /apt/init.d/apache2 restart
Step 11 : Test Instalasi phpmyadmin
ketikkan di url web browser http://localhost/phpmyadmin hasilnya :
Step 12 : Lakukan
remove (uninstall) pada paket-paket yang sudah diinstall tadi :
sudo apt-get remove php5*
sudo apt-get remove apache*
sudo apt-get remove --purge mysql-server-core-5.1
sudo apt-get remove --purge phpmyadmin
sudo apt-get remove php5*
sudo apt-get remove apache*
sudo apt-get remove --purge mysql-server-core-5.1
sudo apt-get remove --purge phpmyadmin
By:
Unknown
On 02.37
Langganan:
Postingan (Atom)


















